bukanlah produk sampingan. Ia adalah bukti nyata bahwa dengan dedikasi, talenta, dan pemahaman budaya, sebuah film impor bisa menjadi milik kita sepenuhnya. Setiap kali Po berkata, "Akhirnya, aku tahu siapa diriku. Aku adalah Po... putra dari ayah angsa dan ibu panda," dalam bahasa Indonesia yang lembut, ada kebanggaan tersendiri.
Saat Po kecil ditinggalkan ibunya di tengah hujan salju, suara boneka Po kecil menangis "Ibu...!" dalam versi Indonesia sangat natural dan memilukan. Ini berbeda dengan versi original yang cenderung lebih dramatis ala Hollywood; versi Indonesia terasa lebih "polos".
bukanlah produk sampingan. Ia adalah bukti nyata bahwa dengan dedikasi, talenta, dan pemahaman budaya, sebuah film impor bisa menjadi milik kita sepenuhnya. Setiap kali Po berkata, "Akhirnya, aku tahu siapa diriku. Aku adalah Po... putra dari ayah angsa dan ibu panda," dalam bahasa Indonesia yang lembut, ada kebanggaan tersendiri.
Saat Po kecil ditinggalkan ibunya di tengah hujan salju, suara boneka Po kecil menangis "Ibu...!" dalam versi Indonesia sangat natural dan memilukan. Ini berbeda dengan versi original yang cenderung lebih dramatis ala Hollywood; versi Indonesia terasa lebih "polos". kung fu panda 2 dubbing indonesia