Pendidikan Kaum Tertindas Paulo Freire < 2026 Release >

Kaum tertindas bisa berupa buruh pabrik yang dieksploitasi, petani yang kehilangan tanah, atau siswa di kelas yang hanya diperintah untuk diam dan mendengarkan guru. Ciri utama kaum tertindas adalah alienasi : keterasingan dari realitas, dari karya tangan mereka sendiri, dan dari potensi kemanusiaan mereka.

Freire sendiri mengakui bahwa pedagogi kritis harus terus menerus merefleksikan dirinya sendiri. Tujuannya bukan mengganti satu dogmatisme dengan dogmatisme lain, melainkan menjaga proses tanya-jawab tetap hidup. pendidikan kaum tertindas paulo freire

Freire melontarkan kritik paling keras terhadap model pendidikan tradisional yang ia sebut sebagai (banking concept of education). Dalam model ini: Kaum tertindas bisa berupa buruh pabrik yang dieksploitasi,

Freire menyebut proses ini sebagai —yaitu proses belajar untuk membaca realitas untuk kemudian menulis ulang realitas. Konsientisasi bukan sekadar "menyadari" bahwa kita miskin; melainkan memahami mengapa kita miskin, siapa yang diuntungkan dari kemiskinan itu, dan bagaimana struktur itu bisa diubah. melainkan memahami mengapa kita miskin

Untuk memahami Freire, kita harus melihat konteks di mana ia berteori. Paulo Freire lahir dan besar di Brasil, serta hidup di tengah-tengah kondisi Amerika Latin yang sarat dengan dikotomi kaya-miskin. Ia melihat langsung bagaimana kaum petani (peasant) dan warga miskin dieksploitasi oleh para pemilik tanah dan struktur pemerintah yang korup.